Budaya dan Makanan Khas Maluku yang Perlu Diketahui

Blog

Budaya dan makanan khas Maluku terbilang cukup beragam. Sebagai warga Negara yang memiliki kewajiban mengetahui budayanya, maka kamu harus tahu apa saja yang ada di sana. Nah pada pembahasan kali ini akan mengulas lengkap tentang budaya dan makanan yang ada di Maluku.

Tetap stay dari awal hingga akhir ya, siapa tahu ada kesempatan berkunjung kesana dan mencicipi makanannya.

Budaya dan Makanan Khas Maluku

Budaya dan Makanan Khas Maluku

Tahukah kamu bahwa di Maluku terdapat satu suku yang terbesar yaitu Ambon. Orang Suku Ambon tersebar di seluruh wilayah di Indonesia. Bahkan mendapatkan julukan dengan Ambon Manise karena keunikan budayanya. Yuk simak penjelasan lengkapnya pada beberapa poin di bawah ini:

  1. Kebudayaan

Masyarakat Ambon selalu menganggap bahwa kebudayaan berkaitan erat dengan kepercayaan dan adat istiadat. Mayoritas penduduknya beragama Islam dan Kristen. Namun disana juga masih dianut kepercayaan akan roh-roh yang harus dihormati, diberikan minum, makan dan tempat tinggal.

Tujuannya agar tidak diganggu oleh roh jahat yang menghuni dunia ini. Masyarakat diwajibkan melakukan beberapa ritual sebelum memasuki rumah adat Maluku yang dinamakan Baileu. Selain itu, juga harus berpakaian serba hitam dengan saputangan merah yang diletakkan di bahu.

Disana juga terdapat yang namanya famili, yaitu batu keramat dan berkekuatan gaib dengan besar kira-kira 2 meter persegi. Batu inilah yang menjadi tempat makanan dan kurban.

  1. Makanan Khas

Budaya dan makanan khas Maluku memang sangat beragam dan dikaitkan dengan religi, adat istiadat dan konsekuensi jika tidak melaksanakannya. Makanan dibuat dan disajikan secara khusus baik untuk konsumsi pribadi maupun ritual keagamaan. Ini dia diantaranya:

–          Papeda

Pertama ada papeda yang menjadi ikon Maluku atau Kota Ambon. Makanan ini dibuat dari sagu mentah dan dimakan dengan ikan kuah kuning. Orang Ambon menyebutnya paleng sadap seng ada lawang.

Artinya adalah papeda makanan yang sangat enak dan tidak ada tandingannya. Biasanya papeda dimakan terlebih dahulu sebelum nasi. Bagaimana apakah kamu tertarik untuk mencobanya?

–          Ikan Komu Asar

Kedua adalah ikan komu asar yaitu ikan cakalang yang cara memasaknya ditusuk dengan bambu. Setelah itu dasar selama kurang lebih satu jam. Sangat lezat jika dikonsumsi bersama sambal colo-colo.

–          Kohu-Kohu

Kohu-kohu adalah makanan khas yang terbuat dari teri basah, kemudian dicampurkan dengan kacang panjang rebus, tauge, terong dan masih banyak lagi yang lainnya. Campuran tersebut diberikan bumbu perasan jeruk nipis, bawang merah, putih dan cabai.

Rasanya semakin lezat jika disantap bersamaan dengan kasbi atau singkong rebus. Kalau main ke Ambon atau Maluku, belum lengkap rasanya jika tidak mencoba kohu-kohu ini.

–          Sambal Colo-Colo

Sambal colo-colo terkenal dengan rasa pedasnya. Berfungsi sebagai makanan pelengkap masyarakat Maluku. Terbuat dari bawang merah, cabai rawit, tomat muda yang diiris kemudian diberikan taburan garam lalu disiram dengan jeruk nipis.

Sambal ini tanpa diulek, jadi cita rasa pedasnya sangat terasa. Bisa juga ditambahkan dengan daun kemangi atau irisan kenari mentah. Tak ketinggalan juga kecap manis agar rasanya semakin lezat.

  1. Ciri Khas

Tidak hanya makanan saja, Maluku juga memiliki rumah adat yang digunakan sebagai tempat pertemuan, upacara atau musyawarah. Bentuknya seperti panggung dan dikelilingi oleh serambi. Selain itu ada juga pakaian adat dan tarian yang ditampilkan pada acara tertentu.

Sangat sayang jika kamu melewatkan budaya dan makanan khas Maluku di atas, karena cita rasa masakannya lezat dan membuat ketagihan. Jangan ragu menjajah Indonesia ya!

Share Button